Uncategorized

Ketunggalan Organisasi Profesi Dokter

Ketunggalan Organisasi Profesi Dokter

 

Sinarpaginews.net, Surabaya- Santer beredar kabar bahwa Perkumpulan Dokter Seluruh Indonesia (PDSI) muncul hanya karena membela satu sejawat yang dipecat permanen. Apa benar demikian?

 

Faktanya, sudah ada gugatan UU Praktik Kedokteran yang dilakukan bersama beberapa dokter senior dan guru besar ke Mahkamah Konstitusi sejak tahun 2017 dan 2018. Waktu itu yang dimohonkan bukan ketunggalan organisasi profesi, tetapi kemandirian kolegium dan perhimpunan spesialis.

Majelis hakim menolak permohonan ini bukan karena tidak setuju dengan inti permohonan kami, namun mengganggap hal ini dapat diubah dalam AD/ART internal saja. Dengan demikian, belum pernah ada putusan Mahkamah Konstitusi terkait ketunggalan organisasi profesi dokter.

 

Yang menarik adalah Mahkamah mengabulkan satu permohonan kami, yaitu Ketua Umum Organisasi Profesi Dokter tidak boleh rangkap jabatan di Konsil Kedokteran Indonesia. Jadi, MK memiliki semangat yang sama dalam mengarahkan putusan yang bersifat antimonopolistik dalam organisasi profesi.

 

Beredar kabar juga bahwa UU Tenaga Kesehatan mewajibkan hanya satu organisasi profesi untuk tiap jenis tenaga kesehatan. Hal ini juga keliru karena UU tersebut sudah digugat ke Mahkamah Konstitusi sehingga dokter tidak tergolong sebagai tenaga kesehatan, tetapi tenaga medis. Otomatis ketunggalan organisasi profesi dokter juga tidak bisa mengacu pada UU tersebut.

 

Oleh sebab itu, PDSI terus yakin menjadi alternatif organisasi profesi dokter di era demokrasi pascareformasi. Sesuai pepatah terkenal “Power tends to corrupt, absolute power corrupts absolutely”.

 

Sebagai pelopor reformasi kedokteran Indonesia, PDSI membuka pendaftaran gratis, SKP seminar gratis untuk para dokter, serta mengadvokasi pembayaran standard gaji serta insentif untuk peserta pendidikan dokter spesialis. Pakta integritas tiap anggota PDSI adalah setia pada NKRI dan UUD 1945, taat pada Pancasila sebagai satu-satunya asas, tidak membedakan suku, agama, ras, dan antargolongan, serta tidak membedakan almamater.

 

Kami juga siap berkoordinasi dengan DPR dan mendukung penuh program Kementerian Kesehatan, serta Konsil Kedokteran Indonesia. Kami berharap supaya dengan semua hal tersebut, taraf kesehatan masyarakat Indonesia juga meningkat.@Wahyu

 

 

 

 

Pendaftaran Anggota Perkumpulan Dokter Seluruh Indonesia (PDSI), dapat mengisi formulir link dibawah ini :

 

Tentang PDSI

 

šŸ‘†Keterangan : pilih link DAFTAR SEKARANG paling bawah pada link website diatas. No Telp dan WA Call Center PDSI ada dalam Link diatas.

 

Terima kasih Salam PDSI untuk IndonesiašŸ‡®šŸ‡©

 

“Pelopor Reformasi Kedokteran Indonesia”

 

#dokterseluruhindonesia #pp_pdsi #indonesia #dokter

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button